Latest Entries »

Nasihat Pernikahan

 Malam Pertama Menurut Generasi Salaf
Al Qadhi Syuraih berkata kepada Sya’bi:
Wahai Sya’bi, kalau kamu tahu pada waktu malam pertama dalam pernikahanku, sejumlah wanita datang menghantarkan calon isterku hingga dia masuk kepadaku.”
Saya berkata:”Termasuk sunnah bila seseorang wanita bertemu dengan suaminya pada malam pertama hendaklah shalat dua rakaat berjamaah.Kemudian memohon kepada Allah dari kebaikannya dan berlindung dari keburukannya, sambil membaca doa:
“Ya Allah, saya memoohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan tabiatnya, dan saya berlindung kepadamu dari keburukannya dan keburukan tabiatnya”
Setelah selesai dan salam, maka tiba-tiba isterku ada dibelakangku ikut shaalat berjamaan dan ketika kami sedang berdua dalam kamar, maka aku mendekatinya dan aku menjulurkan tangan kananku ke ubun-ubun, lalu dia berkata:”Sebentar wahai Abu Umayyah, diam dulu.” Kemudian dia bmembaca doa”
“Segala puji bagi Allah, aku memuji dan meminta bantuan kepada-Nya. Saya membaca shalawat kepada nabi Muhammad dan kepada keluarganya. Ya Allah, sungguh aku wanita yang asingbaginya dan aku belum mengenali akhlaknya, jika nampak kebaikan yang Engkau cintai, aku akan mendatanginya, dan jika ada keburukan yang nampak padanya aku akan menjauhinya”.
“Wahai Abu Umayyah, boleh jadi dahulu ada perempuan yang ingin menikah denganmu dan begitu juga aku ada laki-laki yang ingin menikah denganku, tetapi Allah telah menggariskan pertemuan ini. Engau yang memiliki kekuasaan penuh atas diriku, lakukanlah seperti yang telah diperintahkan Allah kepadamu. Apabila ada kebaikan dalam pernikahan ini, maka pertahankanlah hubungan ini dengan cara yang baik, dan bila da keburukan sehingga harus berpisah, maka ceraikanlah dengan cara yang baik. Dan saya ucapkan kalimat ini semoga Allah mengampuni kita semua”

 Nasihat Di Malam Pengantin

Nasehat akan sangat berharga, apalagi kalau disampaikan pada saat yang tepat dan disampaikan oleh orang yang tepat pula. Pengantin yang akan memulai hidup baru sungguh sangat butuh akan nasehat yang bisa mereka jadikan bekal dalam menjalani hidup berumah tangga.
Inilah salah satu contoh wasiat seorang bapak kepada puterinya yang telah melangsungkan akad nikah di malam pertamanya, dengan berkata: “Wahai puteriku, ketahuilah:
1) Ketentramanmu sangat bergantung kepada ketrentaman suamimu, karena bahagia atau sengsaranya salah satu pasangan sangat ditentukan oleh yang lainnya. Waspadalah dari segala perkara yang bisa memicu kebencian, sebab bisa jadi akan diikuti oleh kebencian berikutnya, sehingga tidak ada kesudahannya.
2) Taatilah suamimu dengan sungguh-sungguh dan hindarilah sikap ejekan, hinaan dan pembicaraan yang ngelantur. Hindarilah sikap berlebihan karena itu menjadi kunci thalak. Dan hindarilah sikap suka mengumpat dan memaki, karena itu akan menimbulkan dendam dan permusuhan.
3) Jagalah kesehatanmu, hindarilah segala bahan kosmetik yang menipu kecantikan dan keelokan wajahmu dan akan merusak penampilanmu. Sebab bahan kosmetik akan meninggalkan bekas dan lubang-lubang kecil di kulit dan semakin lama akan bertambah lebar, sehingga merusak keindahan asli kulit yang nampak pada wajah wanita muda yang belum pernah terkena kosmetik dan bedak.
”Bisa dibuktikan bahwa lipstik yang dikenakan oleh seorang wanita terkadang masuk ke perut bersama ludah, maka berubah menjadi racun sehingga proses keguguran dan gangguan hamil banyak diakibatkan oleh bahan kosmetik dibanding dengan yang lain.”
4) Kerjakanlah seluruh tugas dan beban kewajibanmu. Ketahuilah semua urusan luar rumah menjadi urusan pribadi suamimu dan semua pekerjaan dan tugas dalam rumah menjadi tanggung jawab pribadimu.
5) Ketahuilah, setiap laki-laki yang lembut dan shalih selalu mendambakan isteri yang cerdik, cekatan, dan pandai menyembunyikan berbagai macam keluh kesah seberat apapun, tidak membuat sedih dan gundah suami dengan berbagai macam urusan rumah tangga yang sepele dan remeh.
6) Rapikan setiap urusan rumahmu dan jangan sekali-kali membocorkan rahasia rumah tanggamu kepada orang lain, karena Rasulullah bersabda:
”Sesungguhnya diantara manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat yaitu laki-laki yang mencumbui isterinya dan isteri mencumbui suaminya kemudian salah seorang diantara keduanya menyebarluaskan rahasianya” (HR. Muslim dan Abu Daud)
Artinya:seseorang menggauli isterinya lalu menceritakan kepada orang lain seputar rahasia hubungan badan, baik berupa perkataan atau gerakan erotis lainnya.
7) Janganlah kamu membuka surat-surat suamimu tanpa seizinnya dan jangan sampai kamu merengek-rengek untuk mengetahui sesuatu yang dirahasiakan oleh suamimu.
8) Jagalah sesuatu yang menjadi penyebab perselisihan dengan suamimu dan jangan samapi orang lain tahu tentang rahasia perselisihan rumah tanggamu.
9) Peliharalah nasehat ini dan bacalah minimal sekali dalam sebulan serta pergilah semoga Allah menjagamu.”

Sumber: Ust.Zaenal Abidin Syamsudin, Lc dalam kitabnya yang berjudul Romantika Kawin Muda, terbitan Pustaka Imam Abu Hanifah, Jakarta, 2008.

Padang Sidempuan, 20 Mei 2010 09:42

Intermezo, Dahulu setiap kugoreskan pena maupun setiap memainkan jari jemari di keyboard dalam rangka mengenang sejarah hidup atau menulis surat,  slalu menulis: ”Jakarta, … … …” kini berubah menjadi Padang Sidempuan, … … … ” – sungguh tidak terasa

Tepat tanggal 17 Februari 2010 kurang lebih pukul 11.00 janji suci itu pun terucap dengan manis, merasuk ke dalam dada dan takkan terlupa dalam ingatanku (insya Allah), saat yang haram menjadi halal, saat seakan merasa terpenuhi cita-cita dan harapan akan imam yang kudamba, saat ucapan dan perbuatan penuh lembut dan kasih antara lain jenis berbuah pahala…-sungguh indah pernikahan itu wahai pemuda pemudi..

Mana mungkin setelah semua yang kurasa ini membuatku sanggup tuk hidup berpisah antara pulau dengan tercinta (red:suami) maka memang sudah komitmenku tuk berusaha menemani tercinta kemanapun, dimanapun ia ditempatkan kerja, termasuk ke kota kecil nan indah ini, Padang Sidempuan, Sumatera Utara..

Awal kali mendengar kata itu, tak tahulah aku dimana tepatnya kota itu berada, kukira berada di Sumatera Barat (karena ada kata Padang-nya), ternyata merupakan bagian kota dari Sumatera Utara tepatnya di tengah-tengah antara Medan dan Padang.

Dengan segala persiapan, tepat tanggal 2 Maret 2010 silam akhirnya aku beranjak melangkahkan kaki menuju seberang pulau, pulau sumatera yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya, daerah terjauh hingga kini yang kutapaki. Dengan pesawat mengudara membawa kami akan mendalami Maha Karya Yang Kuasa,,Subhanallah…meski ini kedua kalinya ku melintasi awan (bersama pesawat tentunya karena burung tak kuat menopang) kali ini perjalan begituuuuu mempesona..cobalah kau tengok puncak anak gunung krakatau itu…selat yang membentang, dan oh layaknya kau melihat miniatur pulau sumatera seperti di peta..Masyaa Allah..kereeeeen !!!! meskipun dalam dada bercampur rasa was was khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan (aku kan baru merasakan indahnya nikah..kalbuku ^^)

Sore hari sampailah kami di Bandara Minangkabau Padang, alamak lanca bana indah bener padang ni…setelah menikmati sesaat hawa padang, kami langsung dijemput dengan travel yang akan mengantar kami ke kota Padang Sidempuan dengan waktu  tempuh kira-kira 12 jam (i wow, perjalanan darat terlama versiku hingga skrg).Sayangnya karena perjalanan pada malam hari aku tak bisa tengok pemandangan kota Padang sepanjang jalan. Hingga sampailah kami sekitar jam 8 pagi di Kota Sidempuan.

Jrenggg!!! Kutapaki langkah pertamaku menuruni mobil menginjak tanah Padang Sidempuan ini, didepanku terhampar rumah yang akan kami tempati, tempat dimana kami akan saling berbagi suka dan duka, tempat dimana aku akan menjalani kewajibanku sebagai istri, tempat kami berlindung dengan penuh kasih sayang (insya Allah).Yah inilah awal babak baru dalam menjalani kehidupanku sebagai pendamping tercinta dalam segala hal.

Kini telah banyak hal yang kuperoleh dari kehidupan di kota ini.

-Pusat Perbelanjaan

Kata amangboru(bahasa batak:artinya suami…hayoo yang tahu bahasa batak, benar ka arti istilah ni..) kota Sidempuan ini adalah pusat perniagaan, jadi disini ada 3 pasar dengan bangunan masing-masing yang berderet dengan jarak sekitar 300M antara satu dengan yang lainnya..Wah jadi semangat belanja sayuran disini, yah meskipun ada beberapa sayuran yang biasa kubeli di jakarta susah didapati di sini, tapi Alhamdulillah.. (karena beberapa harganya lebih murah disini ^^, bayangkan, pernah kebeli alpukat, kecil-kecil sih, dengan harga rp.1000 sebanyak 3 biji, masih dalam keadaan bagus..).

Salah satu pasar di kota ini, yaitu Pasar Sangkumpal Bonang atau yang berarti Sekumpulan Benang, pada lantai atasnya lebih banyak menawarkan pakaian dan menurut beberapa informan (taelah..), pakaian di pasar ini berasal dari pasar grosiran di Bukit Tinggi, SumBar. Kondisi ini mengingatkanku akan pusat grosir pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta (ups, maksud hati bukan promosi). Pasar selanjutnya bernama Ujok Kodok.  Nah di pasar ini lebih banyak dijual sayur mayur, ikan-ikanan dan macam-macam dengan harga (menurutku) yang lebih murah dibanding di pasar lainnya. Ada juga pasar lainnya bernama Pajak Batu, kata suami (lagi) Pajak itu bahasa batak yang memiliki arti bahasa yaitu pasar jadi Pajak Batu artinya Pasar Batu (hmm, begitu mungkin). Di tempat inilah ada langganan ayam potong yang biasa ku beli dan daging sapi. Katanya klo mau beli ayam, lebih bagus ayam potong karena lebih fresh dan kita bisa memilih dan mengetahui ayam yang akan kita makan ketika masih hidupnya, dan it’s true fren!! Dan eh ternyata ada lagi pasar Inpres namun ia lebih jauh dari tempat tinggalku. Dari kesemuanya, Pasar Sangkumpal Bongang lah yang terbesar dan pasar Ujok Kodok lah yang sering kukunjungi.

Tak hanya pasar, di kota ini pun juga terdapat swalayan dan plaza atau mall. Ada beberapa swalayan yang tersebar di pusat kota namun swalayan yang terbesar dan paling kami sering kunjungi adalah swalayan Rahmat Syariah. Di swalayan ini tak hanya menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari namun juga menjual buku-buku bacaan. Ada juga mall  di kota ini, namanya Plaza Anugrah Sidempuan Di dalam plaza ini haaampiiiir sebagian besar berjualan pakaian seperti halnya di Pasar Sangkumpal Bonang dan terletak bersebelahan dengan pasar tersebut. Para penjual di plaza ini adalah orang pribumi, suatu unsur kesengajaan agar tidak mematikan usaha orang pribumi. Jadi para penjual non pribumi sebagian besar membuka usaha di luar dari sebagian pasar dan plaza di kota ini.Selain itu adapula mall Sidempuan City Walk yang didalam terdapat resto KFC, Timezone, Swalayan Rahmat Syariah dan lain-lain yang notabene sebagian besar masih terdiri dari kios-kios yang belum terisi (mungkin karena memang baru dibangun dan sebagian dalam tahap penyelesaian).

- Transportasi

Adakah yang masih ingat dengan suara motor vespa? Atau adakah yang masih melihat motor vespa di Jakarta?Sudah menjadi hal langka bukan??? Tapi lain halnya disini, sering aku mendengar suara vespa dan melihat motor vespa berseliweran di kota ini, terlebih rumah kami tepat di pinggir jalan raya. BENTOR alias BECAK MOTOR lah kendaraan andalan dan tangguh di kota ini..kendaraan ini terbagi menjadi 2 bagian, yang pertama motornya itu sendiri yaitu vespa dan tempat duduk untuk para penumpang (max cukup untuk 2 orang dewasa) dengan suara kendaraannya yang aduhai bisingnya..cukup nyentrik ^^ . Jangan coba-coba berbicara di HP ketika menaiki kendaraan ini, bukan karena takut sinyalnya menghambat (seperti pesawat) tapi karena aseli ga kedengaran tuh klo berbicara via HP, karena bisiiiing sekali tapi tetep enjoooyy menikmatinya, apalagi biasanya tiap bentor ada kaca di dalamnya, jadi bisa bercermin deh…(hehe tetep narsis di dalam bentor).

Kota Sidempuan ini terletak di pertengahan antara kota Medan dan kota Padang, jadi apabila kita hendak pergi ke kota tersebut perlu transportasi antar kota. Biasanya kita mengenal travel tuk keperluan tersebut, tapi disini namanya berbeda, TAXI. Eits tapi bukan taxi seperti yang di Jakarta. Taxi disini merupakan bus travel dengan jenis bus L300 (klo aku nyebutnya L telungatus {bahasa jawa}).Kendaraan ini biasanya melayani antar jemput, menjemput kita dari rumah dan mengantar kita sampai ke tempat tujuan, cukup enak. Adapula bus-bus besar antar kota, seperti ALS dan Sampagul, tapi hingga saat ini aku belum pernah menaiki ketiga bus tersebut. Mungkin ketika aku akan pergi ke Jakarta baru akan menaikinya, makanya rindu menaiki L300.

-Bahasa

Sebelum aku berangkat ke Sidempuan, banyak yang mengatakan tuk hati-hati klo di Sumut, klo ngomong biasa aja dah kayak marah-marah, jadi jangan kaget atawa tersinggung.. aku masih membawa image ini, namun hal ini terpatahkan ketika aku telah berada disini.. wah..ternyata jauh dari apa yang telah dikatakan justru disini bahasanya seperti bahasa melayu hampir mirip seperti bahasanya si Upin Ipin itu loh, betul betul betul… jadi tenang, senang, riang ^^ Kata suami bahasa batak disini batak angkola yang memang tidak seperti bahasa batak yang bernada keras, Alhamdulillah…

Diriku belum tahu banyak bahasa batak disini..bayangkan ketika awal ke pasar aku sudah diajak ngomong bahasa batak ..alamaaak mana ngerti lah awak nih,,aku hanya terbengong hingga akhirnya ku bilang bahwa aku orang jawa… tapi ketika aku menemukan ada penjual yang berbahasa jawa aku jadi beberapa kali belanja disana (hehehe bukan rasis sih…) tapi lama-lama sudah terbiasa dengan bahasa batak disini.. hampir setiap orang daerah sini yang baru mengenalku menanyakan :1.nama? 2. boru? 3. amangboru? Dalam hatiku,,whatsss,,apaan tuh…sangat terlihat aku bingung namun mereka langsung mengerti bahwa sepertinya aku bukan orang pulau ini tapi dari jawa. Oya menurut orang sumatera, klo orang sunda, jawa, madura, Jakarta semua dibilang mereka orang jawa.

Sekarang sih dah bisa lah sdikit sdikit bahasa batak, macam kayak : o..lo (intonasinnya sedikit mendayu nih), bagas, sangoni juo, namboru, amangboru, bege, maradongkon, hadomuan, dongan, de el el (dikit dikit)

Seperti contoh kalimat anak kecil disini klo ngomong:

”Buat nya….(maksudnya buatin); jangan ditarik bajunya, nanti koyak (robek); kau membuatku terjatuh.. ”(sayang tak bisa kuperagakan dengan intonasinya,,pokoknya enak gitu lah,, kayak orang melayu…

Klo anak kecil ajak main petak umpet, mereka bilangnya main roda rodi (hehehe, seperti mengajak bermain sepeda), dan maasih banyak lagi pembicaraan anak kecil disini yang menurutku enak terdengar

Tapi over all, jika kita berbicara dengan logat nasional (logat jakarta) rata-rata orang sini mengerti bahwa kita bukan asli dari sini sehingga mereka pun menyambut dengan bahasa nasional (meskipun berlogat batak/melayu disini)..pokoke kayak serasa berbahasa gaul disini  klo pake bahasa jakarta ^^ (hehehe..)

-Makanan

Hampir sebagian besar rekreasiku dengan suami disini adalah Jalan-Jalan Kuliner..hmmm sedapnya… (pecinta makan :D .. Yang unik kutemukan disini adalah pada saat suasana malamnya.Disepanjang pasar banyaaaak sekali kita bisa menemukan jajanan seperti warteg yang terhampar, menurutku mirip seperti warung-warung nasi lesehan di daerah Jogja namun disini disediakan bangku. Warga sidempuan menyebutnya bukanlah warteg tetapi Nasi Rakyat. Kenapa disebut demikian?? Kata suami si karena harganya ga mahal, merakyat..se porsi isi nasi, lauk, dan sayuran harganya Rp.6000,-.. waw….ga kalah dengan promo ”goceng”nya restoran cepat saji..justru ini lebiiihhh mengenyangkan..Namun bila kita memilih lauk pauk yang berbahan dasar mahal maka jadi lebih mahal juga seporsinya.

Disini pun, para pendatang dari luar sumatera tetap bisa dimanjakan lidahnya dengan jajanan Bakso meskipun jumlahnya tidak banyak. Namun ada yang berbeda menurutku antara cita rasa kuah bakso disini dengan di Jakarta, tapi akhirnya ku menemukan warung bakso yang cita rasanya mengingatkanku dengan warung bakso favorit di tempat tinggalku di Jakarta, waaahhhh jadi tempat bakso favorit kami jadinya nih…

Oiya, disini pada pagi harinya banyak yang menjuang lontong, dengan sajian yang berbeda dengan lontong Betawi tapi tetap mengenakkan apalagi dah menemuukan lontong yang enaaak disini…hmm yummy!!!Dan ga kalah serunya bubur ayam Bandung yang hampir selalu tiap minggu/sabtu kami pantengi,hmm maknyuss… (lumayan bgt buat isi perut sebelum masakan selesai,hehe)

Ada tempat makan ayam penyet, ikan bakar, misop dan ternyata ada kerang jugaaaa, besar-besar dan fresh lagi..uuuuu mau mau mau… intinya, cukup bisa mengobati sebagian kerinduan kami akan makanan-makanan di Jakarta lah..

Banyak makanan-makanan yang masih kami rindukan dan berazzam akan kami makan nanti klo ke jakarta (insya Allah,,amin amin amin..Makaaaaaan muluuuuu)

Dan jangan lupa, oleh-oleh khas yang terkenal di kota ini adalah Salak Sidempuan, berbeda dengan salak pondoh, salak ini rasanya ada manisnya, sepetnya, asemnya..3rasa dalam 1buah, tri in wan, lebih komplit.Ada juga nih makanan olahan dari salak yang lebih praktis klo dibawa, seperti kurma salak, dodol salak&kripik salak yang tak kalah enaknya.

-Lingkungan&Kebersihan

Alhamdulillah kami merasa sangat aman, nyaman dan senang dengan lingkungan tempat tinggal kami, kebetulan di lingkungan kami juga banyak pendatang dari luar Sumatera dan para tetangga di sini sangat welcome&ramah-ramah. Selalu ku ingat pesan mertuaku, ”baik-baik di pulau orang, klo kita berlaku baik terhadap tetangga pasti juga tetangga akan berlaku baik kepada kita. Anggap saja tetangga itu sebagai saudara kalian”..dan pesan itu ternyata sangat manjur, alhamdulillah kami menuai hasillnya.Di komplek rumah kami digelar pengajian mingguan yang dihadiri ibu-ibu para warga komplek sini. Dan katanya, ya acara pengajian itulah sebagai wadah kami (para tetangga) tuk bersosialisasi karna masing-masing pada sibuk dengan urusannya pada hari-hari biasa.

Hal lain yang kami suka di kota ini adalah komitmen dalam menjaga kebersihan, sangaaaaat berbeda dengan di kota terpadat kita. Disini, setiap hari selalu ada bus dinas kebersihan yang berkeliling mengangkut sampah-sampah dari tiap rumah di kota ini, sungai-sungai pun tak dimeriahi dengan sampah-sampah,bersih.. Untuk menghargai kebersihan disini kami membayar iuran sebesar rp.3000/bln, bayangkan dengan iuran yang tak mahal setiap hari sampah kita terangkut dibuang ke tempat yang semestinya, insya Allah..

Itulah kota tempat tinggal kami… tempat yang tak pernah terbayang sebelumnya namun kami menyayanginya.. suatu saat kelak apabila kami tak bertempat tinggal disini lagi, mungkin kami akan sangaaaaat mengenangnya sebagai kota awal kehidupan bahtera kami..

Love you my husband, We like Padang Sidempuan and We miss you Jakarta…

Padang Sidempuan, 31 Mei 2010 –the end

Jadi dapet juga deh kebagian THR (tugas Hari Raya), kan dah gak hari raya lagi Le..tugas ini bersilsilah dari …… –> Afra –> Leonny –> Me!

oh iya, ini rule-nya:

1. Each blogger must post these rules
2. Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves
3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names.
4. Don’t forget to leave them a comment telling them they’ve been tagged and to read your blog.

The 10 Habbits about me:
1. Kegiatan tahunan yang hampir 95% dilakukan saya& keluarga adalah M.U.D.I.K.Jadi tiap tahun saya biasanya dapet kebagian tugas buat ngantri tiket yang biasanya selalu kehabisan padahal terkadang sudah mengantri panjaaang, dan taukah kamu, saya biasa mengantri tiket sebulan sebelum keberangkatan,,, (sampe segitunya). Dan info mudik yang disajikan dari berbagai stasiun TV adalah acara yang lumayan menarik bagi kami para pemudik, maklum disini numpang tanahnya wong betawi..
2. Karena saya hanyalah 1 orang penghuni rumah selain orangtua jadi sudah terbiasa sendiri, menyendiri dan melakukan hal-hal sendiri..(yah tapi bukan berarti juga sudah mandiri loh) Efek sampingnya karena dosis yang besar jadilah saya sesosok pribadi dengan proporsi (menurut pribadi) +-60% introvert untuk masalah pribadi.Jadi hanyalah kepada orang yang terdekat dan menurut saya nyaman dan bisa menjaga rahasialah tempat untuk bercerita..
3. Sebagian besar orang mungkin apabila mau SMS/telpon orang lain memasukkan nomor HP dari kontak, tapi itu lain bagi saya. Terkadang saya memasukkan no Hp orang lain klo mau SMS/telpon dengan berdasarkan ingatan saya, lebih praktis dan melatih ingatan. Tapi sayangnya hal ini hanya bisa saya lakukan untuk no Hp orang2 yang sering saya hubungi atau dekat dengan saya.. Makanya,, hayo tantangan nih.. cobalah menanyakan berapa no Hp nya si Fulanah atau si Fulan..klo saya tidak bisa menjawab, berarti dah tau kan alasannya.. hihihi.. maaf ya bagi teman2 yang belum saya hafalkan no HP nya.. tapi kenapa yah selalu lebih sulit hafalin pelajaran drpd no Hp??? Tanya Ken Apa…
4. AYAM! Sebenarnya saya tidak terlalu suka dengan makanan ayam karena harus mengunyah dengan usaha lebih dan lebih lama dan yang terpenting ancaman KOLESTEROL. Tapi entah kenapa juga hampir +- 65% makanan saya dalam seminggu adalah ayam (tidak ada maksud lain.., suer deh). Kalau mama sedang tidak masak, BBA deh, buntut-buntutnya ayam,yah baik itu ayam goreng, pecel ayam,soto ayam (ada suwiran daging ayam nya kan..), sate ayam atau telur (telur aja dihasilin dari ayam..) atau bisa juga BBI (buntut-buntutnya Indomie), pola makan yang tidak sehat ya,,,
5. Takut, Cemas dan Khawatir (taelah…) klo berkendaraan motor tapi gak bawa kaca mata, apalgi klo ada rencana berpergian di malam hari. Klo sudah begini, ane lebih pilih balik lagi ke rumah buat ambil kaca mata atau ga jadi pergi sekalian.. habis diri ini agak2 trauma menyenggol 2insan manusia yang tidak bersalah (I’m so sorry..), So, please be a good road user! Herannya malah lebih khawatiran ketinggalan kaca mata daripada ketinggalan SIM.
6. Sejak dari SMA sudah takut dengan hewan kucing meong.. menurutku hal ini karena dulu waktu SMA saya sering jalan dengan teman yang takut banget dengan kucing dan selalu kaget klo ada kucing jadi saya terpengaruh,,,jadi phobia kucing juga, apalagi klo liat anak kucing yang baru lahir masih merah dan hmmm lengket sepertinya dan klo liat kucing ketabrak dijalan,, huew….cut cut cut..
7. Terlalu banyak berpikir daripada berbuat.Ga tau, apa mungkin ini karena pengaruh dari ilmu manajemen2 yang saya pelajari kayaknya.. hasilnya karena kebanyakan berpikir ini itu, trus ntar gmn, kenapa..dll yang timbul malah jadi pesimis dan berujung males..But, ini tak boleh dibiarkan, huh..
8. Setiap makan bakso atau Mie ayam tidak pernah pakai saos tomat dan kecap, hanya perlu tambah sambal dan klo ada lada, pake lada.. saya kurang suka saos tomat,, rada2 asam apalagi setelah tau dari investigasi dan kecap ntar bisa kemanisan (padahal saya wong Jowo). Cukup tambahkan sambal,maka terciptalah rasa asin yang pas, pedes,, dan mak NYoosss!
9. Meskipun berasal dari keluarga wong Jowo (kampuang kulo wonten ing daerah Sleman Yogyakarta lan Sukoharjo Solo, pasti ada di Peta), tetep aja klo orangtua lagi ngomong pake bahasa jawa, saya masih kagak ngarti dah tuh apa artinya. Apalagi klo setiap ngobrol atau dinasehatin sama mbah buyut yang biasanya pake bahasa jawa halus, he..jadilah ortu atau saudara jadi penerjemah..ada gak sih kamus bahasa jawa? Terlebih bahasa jawa halus.. MAU..
10. Kebiasaan yang sudah biasa, berangkat kuliah dengan hanya membawa 2-3 lembar kertas file saja untuk menulis materi.. hehe..biar lebih efisien githu,,Dan selalu memfotocopy bahan2 ujian yah paling cepet 1 minggu sebelum hari H terkadang 1 hari sebelum ujian baru fotocopy,,,memang mendarah aging nih virus SKS..

Yah inilah 10 kebiasaanku, ambil yang baik-baik aja ya nak.. (ada ya yang baiknya +_+ ), don’t be my follower if I’am bad..

Inilah ponsel keluaran Sony Ericson, R300, sebuah ponsel yang menawarkan radio dengan gelombang FM dan AM.. Sepertinya baru SE yang bisa menghadirkan radio AM, chak de! mungkin bagi sebagian orang radio AM kurang menjadi daya tarik, tapi bagi ane dan mungkn saudara2 lainnya hal ini sangat kabar baik… secara radio dirumah saya tidak ada gelombang AM nya,, hua,,, daripada beli radio, hehe lebih pilih ponsel ini, ada fungsi2 lainnya…

namun sayangnya, ponsel ini masih menggunakan kamera VGA dengan kapasitas yang cukup kecil 8MB dan tidak ada pemutar video.. tapi kelebihanyya, selain radio AM, anda bisa juga merekam radio yang anda denger,, bayangin tuh,,, jadi enak kan bisa rekam langsung kajian dari radio lewat ponsel… hehe, tertarik? (kok jadi promosi gini yah… )

Selain itu anda juga bisa memutar MP3, tentunya jangan MUSIK yah!oiya, kita juga bisa mensave 3 gelombang radio yang kita inginkan , jadi tinggal pencet tombol di belakang HP, sudah bisa langsung denger stasiun radio yang kita inginkan tanpa cari gelombangnya…

hayo,, sapa yang mau? eits, tapi bukan berarti ane bagi2 Hp ya,,,

oya ada juga ponsel dengan spek yang sama, SE R306 dengan tambahan kamera 1.3 MP namun dengan memori lbh kecil 5MB.,.

selamat mencoba…

Kamis, 25 September 2008

Hari ini kegiatan yang setiap tahun berlangsung dalam hidupku&keluargaku, MUDIK.. terulang kembali.hah..maklum punya ranah Jogja (kasihanlah, org2 yang tidak punya kampuang, :D ) Tapi mudik kali ini wuih lebih heboh dan rame karena pasalnya aku mudik dengan keluarga besar yang notabene anak-anak kecil hingga ada keponakanku yang berumur>2th pun ikut diboyong,,, repot memang tapi ada kebahagiaan terasa…Untungnya, kereta yang kami naiki tidak penuh seperti yang diberitakan, alhamdulillah

Jumat, 26 September 2008

Alhamdulillah…. Setelah beberapa bulan lamanya kunanti, bisa terhirup lagi udara kota jogja.. Kota Jogja yang penuh harapan, cita-cita, impian (taelah..) wah pokoknya kota yang tepat untuk menenangkan hati,pikiran, menyendiri& berlari * (bener sih kata seseorang)… coba deh kapan2 ke jogja (tapi jangan lupa bawa mahromnya..) akan terasa beda dengan Jakarta..

Keindahan pagi yang luar biasa!

Tapi begitu sampe rumah di Jogja, kembalilah kami beraksi layaknya ibu rumah tangga yang harus menyapu, mengepel dll karena debu wuih entahlah tebal berapa mili..maklum rumah dijogja hanya ditempati seorang nenek buyutku (buyut=ibunya embah)yang hampir berusia 100 tahun (hebat ya!). Cape..cepe..cepe ah..tapi hawa jadi terasa lebih segar dan nyaman untuk dihuni (tak papelah)

Malam ini adalah malam pertama aku menjalani shalat tarawih lagi di masjid deket rumah (jaraknya sih hanya, 50M asyiiik kan). Subhanallah,, bisa menjalankan ibadah sunnah dengan cara-cara sunnah nabi, insya Allah. Disini, kami shalat tarawih 11 rakaat dengan masing-masing 2 rakaat

Barang siapa melakukan shalat malam di bulan Ramadhan dengan dasar keimanan dan mengharapkan pahala, akan diampuni baginya, dosa-dosanya yang telah lalu”. [HR. Bukhari&Muslim]

Juga berdasarkan hadits Aisyah “ Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melakukan lebih dari sebelas rakaat di dalam atau di luar bulan Ramadhan” [Muttafaqun ‘alaihi, al-Bukhari no.1147 dan Muslim n0.738]

“Shalat malam itu hanya dua-dua rakaat. Bila salah seorang diantaramu khawatir kedapatan waktu subuh, hendaknya ia shalat satu rakaat sebagai witir bagi shalat yang telah dilakukannya” [Muttafaqun ‘Alaihi, al_bukhari no. 990 dan Muslim no. 749]

View full article »

PASKIBRA

Kemarin, tanggal 13 agustus 2008 sore-sore melintas dihadapanku di dpn gedung Departemen Keuangan melintas sekelompok (kayaknya sih ABRI/Taruna somethings like that) yang sedang olahraga lari bersama dengan langkah kaki yang serentak, tegap, gagah tetapi diselingi dengan nyanyian semangat [:( ] dengan dipimpin satu komando bergerak bersama membuat orang-orang yang dilintasinya berdecak kagum (do you feel same like me?).

peristiwa yang mengingatkanku akan ekskul keluarga PASKIBRA 78! Mungkin ekskul ini berbeda dengan ekskul lainnya bahkan berbeda dengan exkul paskibra lainnya…karena di ekskul paskibra78 ini diselipi oleh bumbu-bumbu keluarga yang bisa membuatku terus teringat…walaupun orang2 dulu berkata apa terhadap paskibra tapi aku tetap merasa bangga bisa bergabung di paskibra 78.. tapi sekarang dah lammmmmmmmma bgt ke 78 lagi,,semoga semua menjadi lebih baik…

Dahulu setiap hari-hari besar nasional dan tak lupa tentunya tiap senen,,,, menjadi kesibukan Paskibra. Lomba-lomba kami ikutin, latihan baris berbaris di tengah lapangan panas pun sudah menjadi kebiasaan (jadi ga takut matahari..ga takut hitam)..Dan kenangan ketika gladi resik untuk setiap mau lomba di lapangan sekolah pada jam istirahat,, (sebenarnya maalu, tetapi pernah terbesit rasa ingin menampilkan iniloh paskibra78, hebat kan..hehe).

Hingga ingatan cita-citaku dahulu untuk pengen masuk menjadi siswa SMU di Tarnas (Taruna Nusantara) atau sekolah kemiliteran (whats?????). untungnya ga jadi,, klo iya, wahh hilanglah kefeminimanku (cielah)..dan begitu pengen lulus SMU keinginan untuk masuk STAN alhamdulillah gagal,,, (otak gak nyampe,hehe) tapi aku bersyukur, karena Allah-lah Yang Maha Membolak-Balikan Hati..karena aku takut sekarang bisa menjaga niat baik sapa tau besok2 sudah tebawa dengan arus budaya kerja yang tidak baik… (so, play safe aja..)..FKM,,hmmm jadi apa ya nanti lulus???wah banyak!

Bagi kami mahasiswa UI, yah per6bulan pastinya gundah gulana pas masa isi IRS (apa anak FKM aja kali ya??????). Dulu statemen dari pihak FKM bahwa anak S1 reguler tidak boleh memilih kelas kuliah hari jumat sore dan ataupun sabtu.. tapi menjelang 6 bulan kemudian, statemen yang menenangkan itu kini berubah menjadi keputusan yang membuat kami terlunta-lunta..dari smester kmrn dan seterusnya mau ga mau kami(red:kami maksudnya mewakilkan S1reg 05) harus mengambil kelas kuliah hari sabtu yang jam 5-7 malem lagi!semester lalu lebih parah lagi, ada kuliah hari sabtu jam 8-10 dan jam5-7 MALEM, gimana gak terlunta-lunta menunggu kelas selamaaaaaaaaaaa itu,, hiks hiks,,, dan kini terulang,, dan terulang lagi ga bisa ikutin jadwal kegiatan tiap sabtu siang-sore lagi…hua,,padahal itu penting buat urusan akhirat!!!!huhu,,,

Untuk fakultasku tercinta,, tolong ganti jawal kuliahnya dong yang pas sesuai sama kegiatan anak2 S1 Reguler.. aku berharap ada dosen atau staf fakultas yang ada membaca tulisan ini (hihihi..) dan bergeming…

But tenag..tenang..bentar lagi lulus kok (amiiin)

wuah dah memasukui liburan bulan ke3,,bermakna ga ya? sampe saat ini masih terasa kurang bermakna, banyak rencana-rencana perubahan yang kandas di tengah jalan T_T karena main, pergi, ngantuk, makan minum, nonton tv, males,,de el el… hiks hiks..gaswat!

Yah tetapi untungnya ada “si Mungil” ini (red: laptop). Awalnya tertarik untuk mencoba instal ubuntu dari xandros karena melihat referensi dari yang dah coba pake ubuntu. Yap, hasilnya tidak mengecewakan, terlihat gentle (hihi) tapi setelah mau mencoba hotspot UI, tidak bisa connect katanya karena blm ada sertifikat firefox mozilla beta5 (hah,, ta’ taulah aku itu..).. sudah mencoba minta tlg sama shbt2ku yang “expert’ tetep ga bisa,, dan akhirnya kembali lagi deh ke xandros.. memang jodohnya kali ya :)

Hebatnya untuk menginstal xandros ini cukup iiiiiiiiiiiiiiiiiiiinsTan BGT, 5 menit bow!gila gilingan tuh linux, hebat euy..sapa dulu,, kapan2 pengen coba pake yang windows ah (pake bajakan gak ya???? hehe)

VS

Teringat akan cita-cita (ah kegedean) ganti,,teringat akan rencanaku salah satu beli laptop untuk mempermudah buat magang dan skripsi..memang sih 6 bulan lagi jadwalnya tapi..hopeless banget karena sampe sekarang aja masih bingung tentang tema skipsi apa, mau magang di bidang departemen apa..huhu…Helep me …!!!!!!!!!!!sebenarnya tertarik untuk masalah biaya satuan (unit cost tarif RS) tapi ternyata setelah baca-baca, masih banyak materi-materi pengetahuan baru yang harus aku selami, wah bisa ga keuber ntar..jadi riuweh! untuk temen2, help me ya dengan bisa menyalurkan ide tema skripsi ntar.. yah ga jauh2 dari jurusan Manajemen Rumah Sakit ,mudah2an bisa jadi manajer beneran meskipun harus bertarung dengan para dokter dokter (piss ka Mel, Ka Vina dan Ka Ani :P )

sumber gambar skripsi:triatmono.wordpress.com/…/

sumber gambar xandros: www.eee-notebook.info/xandros-eee

kosmetika pemutih wajah

sumber: http://www.ahlussunnah-jakarta.com/artikel_detil.php?id=108 kategori fatwa

Kosmetika Pemutih Wajah Oleh Ustadz Abu Abdillah Muhammad Al-Makassari Minggu, 11 November 2007 – 08:56:19 Hit: 1532

Apa hukum menggunakan produk kecantikan yang terbuat dari bahan-bahan kimia dan bahan-bahan alami yang berkhasiat mengubah warna kulit dari coklat menjadi putih?

Jawab: Pertanyaan ini telah diajukan kepada seorang imam ahli fiqih masa ini, yaitu Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu. Beliau menjawab: “Jika pengubahan tersebut adalah pengubahan yang bersifat permanen maka hukumnya haram, bahkan termasuk dosa besar. Karena perbuatan ini mengubah ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala melebihi perbuatan mentato. Padahal telah tsabit (tetap) dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau melaknat wanita yang menyambungkan rambut wanita lain, wanita yang minta disambungkan rambutnya, wanita yang mentato wanita lain dan wanita yang minta ditato. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu: لَعَنَ اللهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللهِ. وَقَالَ ابْنُ مَسْعُوْدٍ: مَا لِي لاَ أَلْعَنُ مَنْ لَعَنَهُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ “Allah melaknat wanita yang mentato, wanita yang minta ditato, wanita yang mencabut alis (atau rambut lainnya yang ada di wajah), wanita yang minta dicabutkan alisnya (atau rambut lainnya yang ada di wajah), wanita yang minta direnggangkan gigi-giginya. Mereka adalah wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah.” View full article »

Tauhid terbagi menjadi tiga bagian:

  1. Tauhid Rububiyah
  2. Tauhid Uluhiyah
  3. Tauhid Asma’ dan Sifat

  1. Tauhid Rububiyah, ialah percaya bahwa Allah Subhanallahu wa Ta’ala pencipta dan pengatur segala sesuatu, tak ada sekutu baginya.
  2. Tauhid Uluhiyah, ialah percaya bahwa Allah Subhanallahu wa Ta’ala adalah Tuhan yang berhak disembah, tak ada sekutu bagi-Nya. Itulah hakekat makna Laa Ilaaha Illallah, yang berarti tak ada yang berhak disembah selain Allah Ta’ala.

Oleh karena itu, seluruh bentuk ibadah seperti shalat, puasa dan lain-lainnya, wajib diikhlaskan hanya untuk Allah Subhanallahu wa Ta’ala saja, dan tidak boleh ditujukan kepada selain-Nya.

  1. Tauhid Asma’ dan Sifat, ialah percaya kepada seluruh nama-nama Allah dan sifat-sifatNya yang tertera di dalam Al Qur’an an hadits-hadits yang shahih. Lalu menetapkan nama-nama dan sifat-sifat itu hanya untuk Allah saja, dalam bentuk yang sesuai dan layak bagi-Nya, tanpa tahrif (perubahan), tanpa ta’thil (peniadaan) tanpa takyif (pertanyaan:bagaimana) dan tanpa tamtsil (penyerupaan), sebagai bentuk aplikasi dari firman Allah:

“Diallah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadaNya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tiada seorangpun yang setara dengan Dia (Q.S. Al Ikhlas 1-4)”.

dan firman Allah yang lain:

“Tidak ada sesuatu yang serupa dengan Dia, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S. Al Asyuro;11)”

View full article »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.